Fokus Terhadap Satu Prodak Membuat Ibu Fatma Menjadi Seller Online Terbaik Di Jakarta

0
83
325-fokus-terhadap-satu-prodak-membuat-ibu-fatma-menjadi-seller-online-terbaik-di-jakarta

Bagaimana bisa menjadi seller online terbaik di Jakarta atau kota-kota lain di seluruh Indonesia? Pertanyaan ini mungkin banyak dimiliki oleh para seller online pemula atau baru akan merintis sebagai seller online. Karena untuk menjadi seller online terbaik dibutuhkan perjalanan berbisnis online yang tidak sesaat saja, dibutuhkan proses panjang yang kadang berliku. Jatuh bangun sebagai penggiat bisnis.

Namun ketika sudah berhasil mencapai prestasi sebagai seller online terbaik, bukan mustahil bisnis online yang tengah dirintis akan mengalami sukses dengan omset yang besar. Bahkan bisa memberikan lapangan bisnis kepada orang lain, seperti membuka lowongan bagi reseller yang ingin ikutan berbisnis prodaknya. Cerita Ibu Fatma yang berdomisili di Jakarta Barat ini semoga bisa menginspirasi, bagaimana begitu resign kerja dari kantor, menjadi ibu rumah tangga, lalu berhasil berbisnis online dengan skala grosir dan memiliki banyak reseller.

Sebenarnya Ibu Fatma sudah mulai berbisnis online sejak tahun 2012 di media sosial, dengan menjual aneka prodak seperti baju, mukena, celana, kerudung. “Tapi karena permintaan pasar lebih banyak kerudung, akhirnya saya fokus di kerudung,” kata Ibu Fatma. Kerudung yang dijual rata-rata segi empat dan pashmina dengan menggunakan bahan satin, val, polycotton, polyester dan lain-lain. Hampir semua jenis bahan ada.

Tahun 2016 atas saran beberapa konsumennya dan juga karena sering melihat iklan Tokopedia. Ibu Fatma akhirnya bergabung di Tokopedia dengan nama toko Grosir Kerudung Ibu Fatma, bisa dilihat toko onlinenya di www.tokopedia.com/kerudungmurahema. Di Tokopedia ini prodak yang dijual Ibu Fatma hanya kerudung dan ternyata cukup laris. “Terutama kerudung berbahan satin motif, karena waktu itu sempat booming. Selain bahan satin, bahan voal juga sempat terjual bagus. Biasanya yang paling laku itu ngikutin tren pasar,” cerita Ibu Fatma.

Eni Martini

Ketika ditanya tentang omsetnya sebagai penggiat bisnis online, Ibu Fatma memberi gambaran total omsetnya sekitar 70 juta perbulan. Naik turunnya tergantung kondisi pasar juga, omset akan melesat ketika menjelang Ramadhan karena umat muslim membutuhkan kerudung untuk kebutuhan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Mengaku cukup puas berjualan di Tokopedia karena dapat menjangkau pasar lebih luas, selama ini konsumen Grosir Kerudung Ibu Fatma meliputi Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan beberapa wilayah lain di Indoensia. Namun kuota terbesar memang masih Jabodetabek. Selain menjangkau pasar lebih luas, berjualan di Tokopedia terdapat promo diskon 20%, maksimal 100 ribu rupiah.

“Diskon sebesar 20% itu sudah lumayan banget buat konsumen saya, karena rata-rata mereka reseller. Diskon 20% itu sudah sangat besar untuk penjual grosir seperti saya, sehingga saya sering mengarahkan reseller untuk berbelanja via Tokopedia ketika ada promo tersebut,” kata Ibu Fatma, namun menurutnya sekarang Tokopedia sudah jarang memberikan promo seperti itu. Padahal promo itu cukup membuat penjualannya meningkat.

Harapan Ibu Fatma kepada Tokopedia selain memperbanyak promo-promo untuk seller dan buyer, Tokopedia membuat program free ongkir, dan menyediakan ekspedisi semacam cargo. Karena konsumen Ibu Fatma mayoritas reseller dengan kuota belanja yang besar butuh cargo agar ongkir jauh lebih murah.

Eni Martini

“Saya membuka usaha online ini berharap lebih maju lagi dan tentu saja terus memberi peluang buat teman-teman bisnis bersama dengan menjadi reseller.” Harapan Ibu Fatma ini tentu saja disertai kerja kerasnya selama ini, mantan karyawan di perusahaan kontraktor di Kota Padang cukup terbilang sukses menjadi seller online.

Kesuksesannya ini diakui oleh keluarganya yang akhirnya mendukung Ibu Fatma dalam bisnis onlinenya, “Padahal dulu keluarga, terutama Ayah saya kontra dengan keputusan saya resign dari kantor. Untuk maksimal dalam berbisnis itu selain melayani konsumen dengan cepat, menjamin barang bisa ditukar atau refund jika riject. Kita harus fokus di satu prodak dibanding menjual bermacam-macam produk,” kata Ibu Fatma memberi tips. (Pena/EM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here