Lewat Tamiya, Ridwan Tancap Gas Menjadi Seller Terpercaya di Jakarta

0
96
Tamia Mujib, 4WD OTOMANIA

Sudah sering terjadi, sesuatu yang semula dilakukan sebagai kegemaran malah berkembang menjadi lahan bisnis. Seperti yang dilakoni Ridwan, 35 tahun, yang cinta mati dengan mahluk kecil bernama Tamiya. Melalui kendaraan mungil itu ia menahbiskan diri sebagai seller Tamiya terbaik di Jakarta. Melalui link https://www.tokopedia.com/mini4wdspeed, ia juga sukses memposisikan diri sebagai salah satu seller terbaik di tokopedia.

Hobinya beradu cepat di lintasan plastik membawanya mengarungi bisnis yang menguntungkan. Bendera Mini 4WD Speed Rasing milik Ridwan mampu membetot perhatian para pecinta Tamiya di pasar online. Setiap bulan, dari gerainya di Jakarta ia mampu melakukan 200 pengiriman ke berbagai tempat di Indonesia, dengan porsi terbesar di Jabodetabek.

Awalnya Ridwan tertarik dengan distributor Tamiya yang ia lihat di dekat rumah kawannya. Sebagai penggila Tamiya tulen, ia jadi tergoda mendatanginya. Lama kelamaan ia malah ingin mencoba berjualan online. Ia memulainya dengan menjualkan barang orang lain tanpa modal. “Dahulu dapat fee 10 persen dari transaksi” katanya.

Namun setelah pembelinya berlipat ganda, ia mengalami kendala stok. Ia tak pernah tahu berapa stok yang tersedia pada masing-masing item. Ini menyulitkannya dalam melayani pelanggan. Akhirnya ia mencoba mencari barang sendiri. “Modalnya dari hasil 10% tadi yang saya simpan” katanya. Dengan barang ready stok, ia menjadi lebih pede berkontak dengan pembeli.

Lalu kreatifitasnya muncul. Iapun mulai membuat label sendiri, meski bahan dan bentuk dagangannya tak beda dengan milik kompetitor. Ia menancapkan tiga varian label dalam bentuk sticker chromo, yaitu K.G.S, HG, dan Shinjiro. Dengan label itu online sellingnya meningkat drastis. Pembelinya berdatangan dari luar kota dan dari kalangan usia 13-40 tahun.

Untuk Tamiya cantik semi lomba ia lepas Rp. 273 per unit. Ia juga menjual part nya. Dinamo kecepatan tinggi misalnya, ia jual Rp. 200 ribu. Kehadirannya di tokopedia mendongkrak penjualannya secara signifikan. Marketplace ini memiliki kesan tersendiri baginya. “Tokopedia transaksinya simpel, responnya cepat jika ada komplain, dan pencairan dananya cepat” katanya.

Berjualan online bukan berarti bebas risiko. Dua minggu lalu ia baru saja menerima komplain hingga dananya tersandra. “Ada yang membeli Tamiya jenis sloop dan beberapa item spratan lainnya, barangnya kembali karena alamat tujuan kosong. Tapi pembeli terus menerus menelpon setiap jam dan melakukan komplain,” katanya.

Usut punya usut, ternyata pengirimak JNE Yes yang biasanya hari yang sama mundur sehari karena faktor tutup kantor lebih cepat di hari sabtu. Meskipun hal itu bisa diselesaikan, namun menurut Ridwan bikin gerah perasaan juga. (Pena/MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here